1 Mahkroj dan Sifat Huruf

Makhroj Huruf (Tempat Keluar Huruf)

Makhroj Huruf

Huruf hija’iyah berjumlah 28 huruf. Cara pengucapan huruf-huruf tersebut beragam, tergantung dari mana huruf tersebut keluar.
Adapun Makhroj Huruf (tempat keluarnya huruf) ada 5 tempat, yaitu:

  1. Bibir: 4 huruf yaitu  ف  و  ب  م
  2. Lidah: 18 huruf, terbagi pada 4 tempat, yaitu:
    a. Sisi/tepi lidah: ض
    b. Pangkal lidah: ق ك
    c. Tengah lidah: ج ي ش
    d. Ujung Lidah menempel pada langit-langit bagian depan: ل ن ر
    e. Ujung Lidah menempel pada gusi atas: ت د ط
    f. Ujung Lidah sedikit dikeluarkan: ث ذ ظ
    g. Ujung Lidah bertemu bagian tengah gigi bawah: ز س ص
  3. Tenggorokan: 6 huruf, terbagi pada 3 tempat, yaitu:
    a. Bawah/pangkal tenggorokan: أ ه
    b. Tengah tenggorokan: ع ح
    c. Atas tenggorokan: غ خ
  4. Rongga mulut: 3 huruf, yaitu huruf mad ا و ي
  5. Rongga hidung: bacaan dengung yaitu  ن , م , ــً ــٍ ــٌ
    Terdapat dalam  7 tempat, antara lain: ghunnah musyaddadah, idhghom bighunnah, lafazh irkam ma’ana (idhghom mutajanisain), idhghom mitslain, iqlab, ikhfa haqiqiy, ikhfa syafawy.

Setelah mengetahui makhroj huruf (tempat keluarnya) maka selanjutnya kita bahas sifat huruf untuk membedakan huruf-huruf dengan makhroj yang sama. Tujuannya agar sesuai dengan keaslian huruf-huruf alQur’an.

Sifat-sifat Huruf

Tujuan dari mempelajari sifat-sifat hururf adalah agar huruf yang keluar (sesuai makhrojnya) semakin sesuai dengan keaslian huruf-huruf Al-Qur’an itu sendiri. Misalnya huruf ujung lidah bertemu bagian tengah gigi bawah:  ز س ص, tempat keluar suara adalah sama, namun dengan sifat huruf dapat dibedakan apakah itu tebal/tipis, kuat/lemah, dan sebagainya.

Sifat-sifat huruf dalam alQur’an terbagi menjadi dua yaitu:

1. Sifat yang memiliki lawan kata

1.1  Dari segi aliran nafas/udara –> al-Hams x al-Jahr ( الهَمْسُ x الجَهْرُ )

al-Hams menurut bahasa adalah suara yang samar
al-Hams menurut istilah adalah pengucapan huruf yang disertai dengan keluarnya nafas
Huruf yang termasuk al-Hams ada 10, yaitu: ت – ث – ح – خ – س – ش – ص – ف – ك – ه
ِAgar mudah dihafal dirangkai menjadi: قَحَثَّهُ شَخْسٌ سَكَتَ (Fa ha Tsa Hu Sya Kh Sun sa Ka T)

al-Jahr menurut bahasa adalah jelas
al-Jahr menurut istilah adalah pengucapan huruf yang tidak disertai dengan keluarnya nafas
Huruf yang termasuk al-Jahr ada 18, yaitu: أ – ب – ج – د – ذ – ر – ز – ض – ط – ظ – ع – غ – ق – ل – م – ن – و – ي

1.2  Dari segi aliran suara –> asy-Syiddah x at-Tawassuth x ar-Rokhowah ( الشِّدَّةُ x الطَّوَسُّطُ x الرَّخَاوَةُ)

asy-Syiddah menurut bahasa adalah kuat
asy-Syiddah menurut istilah adalah pengucapan huruf dalam keadaan suara tertekan karena sangat bergantung kepada mahkrojnya
Huruf yang termasuk asy-Syiddah ada 8, yaitu: أ – ب – ت – ج – د – ط – ق – ك
Agar mudah dihafal dirangkai menjadi: أَجِدْ قَطٍ بَكَتْ (A Ji D Qo Thin Ba Ka T)

at-Tawassuth menurut bahasa adalah sedang
at-Tawassuth menurut istilah adalah pengucapan huruf dalam keadaan suara yang tidak terlalu tertahan sehingga terdengar agak lemah
Huruf yang termasuk at-Tawassuth ada 5, yaitu: ر – ع – ل – م – ن
Agar mudah dihafal dirangkai menjadi: لِنْ عُمَرَ (Li N ‘U Ma R)

ar-Rokhowah menurut bahasa adalah lemah
ar-Rokhowah menurut istilah adalah pengucapan huruf dalam keadaan suara yang terlepas dengan bebas karena tidak bergantung kepada makhrojnya
Huruf yang termasuk ar-Rokhowah ada 15 selain asy-Syiddah dan at-Tawassuth

1.3  Dari segi posisi lidah dengan langit-langit –> al-Isti’laa x al-Istifaal ( الاِسْتِعْلَاءُ x الاِسْتِفَالُ )

al-Isti’la menurut bahasa adalah terangkat
al-Isti’la menurut istilah adalah pengucapan huruf yang disertai terangkatnya lidah ke atas langit-langit
Huruf yang termasuk al-isti’la ada 7, yaitu: خ – ص – ض – غ – ط – ق – ظ
Agar mudah dihafal dirangkai menjadi: خُصَّ ضَغْطٍ قِطْ (Khush Sho Dho Gh Thin Qi Th)

al-Istifal menurut bahasa adalah menurun
al-Isti’la menurut istilah adalah pengucapan huruf yang disertai turunnya lidah dari langit-langit
Huruf yang termasuk al-isti’la ada 21 selain huruf al-Isti’la

1.4  Dari segi lidah menempel dengan langit-langit –> al-Ithbaaq x al-Infitaah ( الإِطْبَاقُ x الإِنْفِتَاحُ )

al-Ithbaaq menurut bahasa adalah lengket
al-Ithbaaq menurut istilah adalah pengucapan huruf dalam keadaan bertemunya lidah dengan langit-langit
Huruf yang termasuk al-Ithbaaq ada 4, yaitu: ص – ض – ط – ظ

al-Infitaah menurut bahasa adalah terpisah
al-Infitaah menurut istilah adalah pengucapan huruf yang disertai menjauhnya lidah dari langit-langit
Huruf yang termasuk al-Infitaah ada 23 selain huruf al-Ithbaaq

1.5  Dari segi mudah keluarnya suara –> al-Idzlaaq x al-Ishmaat ( الإذْلَاقُ x الإِصْمَاتُ )

al-Idzlaaq menurut bahasa adalah bagian lancip lidah
al-Idzlaaq menurut istilah adalah pengucapan huruf yang mudah keluar karena makhrojnya di ujung lidah dan bibir
Huruf yang termasuk al-Ithbaaq ada 4, yaitu: ف – ر- م – ن – ل – ب
Agar mudah dihafal dirangkai menjadi: فَرَّ مِنْ لُبٍّ (Far Ro Mi N Lu Bin)

al-Ishmaat menurut bahasa adalah tertahan
al-Ishmaat menurut istilah adalah pengucapan huruf yang sulit keluar karena tertahan
Huruf yang termasuk al-Infitaah ada 23 selain huruf al-Ithbaaq

2. Sifat yang tidak memiliki lawan kata

Sifat ini jumlahnya ada 7, yaitu:

2.1 ash-Shofiir ( الصَّفِيْرُ )

ash-Shofiir menurut bahasa adalah suara yang mirip burung
ash-Shofiir menurut istilah adalah tambahan suara yang keluar dari bibir
Huruf yang termasuk ash-Shofiir ada 3 yaitu:
ز – seperti suara lebah
س – seperti suara ular
ص – seperti suara angsa

2.2 al-Qolqolah ( القَلْقَلَةُ )

al-Qolqolah menurut bahasa adalah guncang/bergetar
al-Qolqolah menurut istilah adalah pengucapan huruf sukun disertai dengan getaran suara pada makhrojnya sehingga terjadi pantulan yang kuat
Huruf yang termasuk al-Qolqolah ada 3 yaitu: ب – خ – د – ط – ق

2.3 al-Liin ( اللِّيْنُ )

al-Liin menurut bahasa adalah lembut
al-Liin menurut istilah adalah pengucapan huruf yang lembut tanpa harus memaksakan
Huruf yang termasuk al-Liyn ada 2 yaitu: وْ – يْ (wawu sukun dan ya sukun) dimana sebelumnya huruf berharokat fathah
Contoh: خَوْفٌ – بَيْتٌ

2.4 al-Inhiroof ( الإنْحِرَافُ )

al-Inhiroof menurut bahasa adalah miring
al-Inhiroof menurut istilah adalah pengucapan huruf yang miring setelah keluar dari ujung lidah
Huruf yang termasuk al-Inhiroof ada 2 yaitu: ل – ر
ل : miring ke bagian permukaan lidah
ر : miring ke bagian punggung lidah

2.5 at-Takriir ( الإنْحِرَافُ )

at-Takriir menurut bahasa adalah mengulangi
at-Takriir menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai bergetarnya ujung lidah
Huruf yang termasuk at-Takriir yaitu: ر

2.6 at-Tafasy-syi ( التَّفَشِّي )

at-Tafasysyi menurut bahasa adalah menyebar
at-Tafasysyi menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai menyebarnya angin di dalam mulut
Huruf yang termasuk at-Takriir yaitu: ش

2.7 al-Istithoolah ( الإِسْتِطَالَةُ)

al-Istithoolah menurut bahasa adalah memanjang
al-Istithoolah menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai memanjangnya suara dari awal sisi lidah sampai akhirnya
Huruf yang termasuk al-Istithoolah yaitu: ض

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>